Kelebihannokia 5.1 plus 1. Harga nokia 7.1 plus dan spesifikasi nokia 7.1 plus yang begawei review mulai dari kelebihan dan kekurangan serta fitur, desain, kamera, ram, cpu, ukuran layar, dan baterai. Untuk kamu yang menyukai ponsel dengan spesifikasi tinggi dan performa maksimal tentu nokia 6.1 plus menjadi pilihan yang tepat. Berikutharga dan spesifikasi Nokia 3.1 Plus, yang di antaranya menawarkan daya tahan baterai di dalamnya. Ketahanan baterai berkapasitas 3.500 mAh hingga 2 hari dalam satu kali pengisian daya tetap menjadi salah satu keunggulan yang dikedepankannya. Secara keseluruhan, tidak ada perbedaan antara Nokia 3.1 yang dibawa ke Tanah Air dengan di Hpsecanggih dan indah ini bisa kamu beli dengan harga di bawah 3.5 jutaan. Nokia 6.1 plus sudah dirilis secara resmi pada awal september 2018 lalu, namun sepertinya euforianya masih kurang greget, tidak terlalu wah seperti kalo asus, xiaomi atau oppo yang ngeluarin produk, kenapa ya? Spesifikasi Nokia 61 Plus Nokia 6.1 plus banyak memiliki InformasiHP Nokia 3.1 Plus terlengkap spesifikasi, review, harga terkini. Kelebihan dan kekurangan Nokia 3.1 Plus di toko online. Beranda; Handphone. Harga Handphone; Spesifikasi; 11 Kelebihan dan Kekurangan Vivo Y21: Desain Elegan, Performa B Aja. by A.A. Pribadi; 5 minute read; HMDGlobal tidak menjelaskan lebih spesifik tentang kaca jenis apa yang digunakan pada Nokia 3.1 Plus. Mereka hanya menyebutkan, ini adalah kaca yang dikeraskan dan cukup tangguh. Beralih ke sektor audio, meski lubang speaker pada Nokia 3.1 Plus ada dua di bagian bawah, tapi yang mengeluarkan suara hanya satu yakni yang di sebelah kanan. Untukmengimbangi kemampuan chipset tersebut, Nokia 3.1 Plus hadir dengan dua varian yang terdiri dari RAM 2 GB + storage internal 16 GB dan RAM 3 GB + storage internal 32 GB. Kedua varian ini pun dapat ditambahkan microSD hingga 400 GB. Dengan spesifikasi hardware yang menarik ini, Nokia 3.1 Plus juga telah mengikuti proyek Android One yang . Plus Desain BerkualitasLayar Besar 6 Inchi 189Baterai Awet Hingga 2 HariPure OS Android PieGaransi Update Android Minus Performa Kinerja StandarSpeaker Kurang MantapPerforma Layar Kurang Handal OutdoorMinus Face Unlock Score - Android One merupakan program Google untuk menghadirkan semuah smartphone yang menggunakan sistem Android murni Pure Android tanpa User Interface lain. Masih lekat dalam ingatan kita ponsel Nexus Google yang menggunakan Android One untuk kemudian dipasang kedalam merek vendor lain seperti Xiaomi dan Motorola. Saat ini sepertinya hanya smrtphone Nokia besutan HMD Global yang konsisten menghadirkan Android Murni pure Android dalam program Android One dalam setiap smartphone terbaru keluaran mereka kecuali Nokia 1 yang menggunakan Android Go. Nokia 3 menjadi produk pertama yang menandai Comeback nya Nokia ke pasar smartphone Indonesia pada awal tahun 2018 lalu. Dibanderol IDR1,8 jutaan, Nokia 3 punya layar 5 inchi, MediaTek 6737 quad-core 1,3 GHz, RAM 2GB+16GB, baterai mAh, kamera depan dan belakang 8 MP. Mendapatkan tanggapan yang positif, Nokia memperbaharui seri Nokia 3 ini menjadi Nokia Plus dengan layar lebih besar dan baterai lebih lama, serta penampilan model terkini. Seperti apa kehebatan dari Nokia Plus ini, apakah kali ini HMD Global berhasil hadirkan smartphone kelas menengah yang mumpuni dengan rentang harga IDR1,9 jutaan? Mari kita review Nokia plus. Desain Ukuran x mm Tebal 8,2 mm Bobot 180 gram Form unibody Ternyata bentuknya lebih besar dan penampilan Nokia Plus terus terang lebih bagus daripada bayangan saya untuk kisaran harga dikelasnya. Kesan solid dan rapi begitu terasa saat menggenggamnya, mungkin berkat balutan material material yang membungkus area belakang dengan strip plastik di grip atas dan bawahnya. Bodinya terbuat dari bahan matte doff kesat jadi tidak licin saat di telapak naman, namun sayangnya bekas jari dan noda mudah melekat karena saya tidak mamsang casing pelindung saat menggunakan Nokia plus ini. Terasa lebih berat dan solid hal ini cukup baik karena memberi kesan yang sesuai dengan nilai jualnya yaitu durabilitas yang baik dan daya tahan baterai tinggi. Tombol Volume dan tombol power melekat di area sebelah kanan, slot sim card di area sisi kiri, area bawah lubang speaker sedangkan area atas tersedia lubang jack 3,5 mm. Salah satu kekurangan desain yang tidak saya sukai adalah area kamera di bagian belakang yang berbentuk oval untuk meletakkan dual kamera dan LED Flash ini cukup tebal. Meskipun kamera terlindungi oleh kaca, namun ring alumunium pelindungnya akan gampang tergores jika ponsel diletakkan. Pada area belakang juga tersedia sensor sidik jari dengan diameter lingkaran yang lebih kecil daripada ponsel lainnya. Layar Jenis Layar IPS LCD 16M colors Ukuran inch Resolusi 720 x 1440 pixels, ~268 ppi density Rasio Tampilan 189 ratio Ratio ke Body Ukuran yang lebih besar ternyata untuk memasang layar luar 6 inchi dengan resolusi HD+ 720 x 1440 piksel tasinya saya kira Nokia akan memasang layar full HD. Namun yang menarik adalah desain layar tanpa poni, tidak ikutan tren yang ada, Nokia Plus ini justru membuat bezel tipis di area atas dan bawah layar. Kesan kekiniannya tetap terasa karena bezelnya tipis dan aspek rasio layarnya juga menggunakan tampilan 189 dengan rasio ke body hanya 77% saja. Layarnya juga memiliki desain cembung 2,5D, namun agak sayang untuk penggunaan outdoor dibawah terik matahari, layar kurang jelas terlihat padahal pengaturan kecerahan sudah dipasang maksimal. Beragai pengaturan layar juga disediakan yang menarik adalah fitur ambient display yang akan memunculkan notifikasi saat kita mengangkat ponsel dan tap 2 kali pada layar untuk mengaktifkannya. Ukuran layar yang besar ini membuatnya nyaman digunakan untuk menampilkan lebih banyak berita favorit, aplikasi dan video sehingga ideal untuk melakukan streaming konten dan kegiatan sosial media. Kamera Nokia Plus Belakang 13 MP, f/ AF 5 MP, f/ depth sensor Flash Light LED flash Depan 8 MP, f/ Video 1080p30fps AI-accelerated Untuk urusan kamera sepertinya dilakukan perubahan dengan tambahan kamera untuk bokeh. 13MP Kamera utama di bagian belakang dengan tambahan 5MP kamera bokeh. Untuk kecepatan fokus juga cukup cepat dan akurat dalam kondisi pencahayaan rendah sekalipun berkat dukungan Phase Detection Auto Focus pada kamera utama 13MP. Sepertinya Nokia melakukan beberapa pengaturan khusus tweak pada kamera Nokia Plus ini sehiangga mampu menghasilkan foto dengan dynamic range dan reproduksi warna yang baik. Bahkan saat digunakan dalam ruangan apalagi ketika digunakan untuk luar ruangan dengan cahaya matahari hasilnya cukup baik. Dan yang menarik adalah fitur HDR bisa kita buat auto, jadi secara otomatis mengaktifkan foto HDR saat kondisi tertentu jadi hasil foto bisa maksimal. Kamera belakang bisa digunakan untuk memotret Square, panorama, foto manual, dan Live Bokeh untuk menghasilkan foto dengan background blur. Fungsi Live Bokeh juga cukup baik memisahkan antara objek fokus dan objek blur dengan rapi. Hasil foto Live Bokeh ini juga bisa diedit ulang untuk menentukan area blur sesuai dengan yang kita inginkan menggunakan fitur Bokeh Editor. Untuk kamera depan sendiri hasilnya cukup baik, bisa dibilang diatas standar dengan kualitas hasil foto selfie dengan dukungan 8MP. Kamera depan juga memiliki dukungan fitur yang sama dengan kamera belakang, dan untuk hasil selfie lebih maksimal disediakan dukungan fitur Beauty. Tentu saja hasil foto selfie maksimal saat wajah mendapatkan banyak cahaya terutama outdoor dengan bantuan cahaya matahari. Meskipun kamera depan tanpa LED Flash, ternyata saat kita melakukan selfie di ruangan yang minim cahaya, fitur kamera selfie ini akan otomatis mengaktifkan “screen flash” yang menampilan layar warna putih sebagai cahaya tambahan untuk selfie maksimal. Untuk video, kedua kamera Nokia Plus ini mampu merekam video dengan kualitas Full HD 1080p, selain rekaman video biasa kita juga bisa melakukan rekaman video lain seperti Time Lapse dan Slow Motion. Hasil video tersimpan dalam format MP4 dan bisa kita edit melalui ponsel. Hasil Foto Nokia Plus Multimedia Membahas kemampuan multimedia baik video maupun audio, hal yang paling utama adalah kemampuan daya tahan baterai yang punya peranan penting. Dan Nokia Plus memiliki daya tahan baterai lebih baik daripada yang lain, hal ini sudah jadi nilai positif sendiri bagi sektor multimedia. Layar besar berukuran 6 inchi jadi modal khusus untuk kepuasan menikmati konten video lebih maksimal di Nokia Plus. Layarnya masih cukup mampu berfungsi baik saat melakukan streaming konten video Full HD. Namun seperti yang saya sebutkan diawal, visibilitas layar sangat kurang saat berada di outdoor dengan cahaya matahari, jadi jangan coba-coba nonton video dibawah cahaya matahri langusung, gak kelihatan. Panel video playernya juga cukup standar, jadi coba gunakan media playar pihak ketiga yang memiliki fitur lebih komplit. Untuk kualitas audio, bisa dibilang standar gak bagus amat juga gak jelek. Meskipun ada dua area lubang-lubang speaker di sisi bawah ponsel yang mengapit lubah port micro USB ditengah, namun semburan suara hanya keluar satu area yaitu dari sisi kiri saja. Volume suara keras namun terdengar kasar tidak jernih, dan faktor lain yang kurang seru adalah suara akan tertutup tangan saat kita menonton video dalam format landscape atau saat memainkan games. Pure Android One OS 9 Pie Dengan AI-Powered Google Nokia Plus merupakan bagian dalam keluarga Android One dari smartphone Nokia yang menggunakan Pure Android Android Murni tanpa UI buatan vendor. Selain mendapatkan keuntungan dari efisiensi baterai dan kapasitas media penyimpan, Nokia Plus dilengkapi dengan inovasi AI-powered yang dikembangkan Google. Komitmen Android One pada Nokia Plus akan mendapat up-to-date dengan pembaruan keamanan bulanan selama tiga tahun kedepan dan update OS selama dua tahun kedepan. Sebagai bagian dari Android One, Nokia Plus termasuk dalam deretan smartphone paling aman dan selalu update dengan layanan Google terkini seperti Google Assistant dan Google Photos dengan kapasitas penyimpanan luas. Nokia Plus hadir dengan Android 9 Pie terbaru yang membuat penggunanya dapat menikmati fitur Android terbaru, seperti App Actions, Adaptive Battery dan Digital Wellbeing. Yang menarik adalah kemampuan dari Android 9 Pie yang menjamin kemampuan smartphone Nokia akan meningkat seiring waktu penggunaan, berkat fitur AI intuitif yang mempelajari kebiasaan pengguna guna mendapatkan pengalaman yang paling efektif dan efisien. Network & Konektifitas Jaringan GSM, HSDPA, 4G LTE; Cat4 150/50 Mbps WiFi Wi-Fi b/g/n, WiFi Direct, hotspot Bluetooth A2DP, LE SIM Dual Nano SIM + Slot MicroSD USB microUSB USB On-The-Go NFC Nokia Plus sudah mendukung koneksi 4G LTE semua operator Indonesia dan dapat beroperasi dengan baik. Disediakan dua slot SIM Card berukuran Nano SIM Card uniknya slot sim card ini terpisah. Satu slot khusus Sim Card 1 dan slot lain berisi Nano Sim Card 2 dengan slot MicroSD. Nokia Plus ini sudah mendukung LTE Cat 4 yang menurut teori mampu mengakses internet super cepat 4G LTE denegan kecepatan maksimal hingga 150 Mbps. Untuk koneksi WiFi juga lancar mendeteksi hotspot, termasuk ketika digunakan sebagai hotspot yang mampu mendeteksi dan terkoneksi dengan 10 maksimal perangkat lain. Meskipun masih menggunakan Micro USB dan belum USB type-C, namun Micro USB yang digunakan sudah mendukung kemampuan membaca USB OTG. Fitur ini sangat bermanfaat untuk mengakses data dari USB Flash Disk. Fitur koneksi yang penting saat ini adalah NFC yang sudah tersedia pada Nokia Plus ini, padahal NFC biasanya hanya ada pada smartphone premium. Koneksi NFC ini sangat bermanfaat bagi kita saat ingin mengisi ulang atau memeriksa saldo kartu elektronik untuk pembayaran digital seperti e-money, Flazz, BNI Tap Cash, Kartu Commuter Line juga kemudahan untuk transaksi keuangan digital lainnya. Performa OS Android Pie Chipset Mediatek MT6762 Helio P22 12 nm CPU Octa-core GHz Cortex-A53 GPU PowerVR GE8320 RAM 2/3GB ROM 16/32GB Ext Memory 400GB Untuk urusan kinerja dan performa, Nokia Plus dengan prosesor octa-core MediaTek Helio P22 octa-core cukup lancar mengoperasikan semua menu dan fitur termasuk multitasking beragam aplikasi sekaligus. Menggunakan cjipset berukuran 12nm menjadikannya lebih efisien dalam konsumsi baterai apalagi kombinasi Pure Android 9 Pie yang lebih ringan membuat prosesor tetap dingin. Hasil pengukuran dengan aplikasi benchmark Antutu, Nokia Plus ini memperoleh skor 78017 yang setara dengan kompetitornya direntang harga yang sama. Meskipun smartphone kelas menengah, namun menurut saya performa game yang lancar jadi faktor penting. Dengan layar lebar 6 inchi Nokia Plus menjadi keuntungan tersendiri saat memainkan game puzzle dan game casual lainnya bahkan bermain matching game terlihat sangat nyaman. Beralih ke game dengan grafis yang agak berat seperti Hitman Sniper, dan Need For Speed, Nokia Plus masih bisa menjalankannya dengan cukup lancar dan tanpa kendala berarti. Memainkan game Asphalt 9 Legends dan Modern Combat 5 yang terbilang grafis tinggi cukup bisa lancar dengan setiingan standar medium. Namun sepertinya Helio P22 mengalami masalah saat memainkan game berat khsususnya Game royale Battle PUBG Mobile. Menggunakan setting medium, Nokia Plus tersendat hadirkan framerate tingkat tinggi, dan hanya bisa cukup lancar dengan settingan paling rendah. Performa sensor sidik jari juga baik dan cukup cepat merespon perintah tanpa kendala berarti, namun sangat disayangkan kita kehilangan fitur Face Unlock yang sepertinya juga memang tidak ada di versi smartphone Nokia lainnya. Untuk kapasitas penyimpanan internal dsediakan maksimla 32GB padahal sudah digunakan untuk sistem file Android hingga 10 GB, praktis yang tersisa hanya 22GB saja. Untuk itu Nokia Plus siapkan slot memori MicroSD eksternal yang mendukung hingga 400GB. Baterai Jenis Lithium ion Kapasitas 3500 mAh Salah satu keunggulan dari Nokia Plus adalah daya tahan baterainya. Padahal dengan kapasitas hanya 3500 mAh, namun dengan kombinasi prosesor dan OS yang efisien, Nokia Plus berhasil menghadirkan performa baterai yang mampu bertahan hingga 2 hari. Apalagi OS Android 9 Pie sudah memiliki fitur hemat baterai seperti adaptive baterai hingga adaptive kecerahan layar yang efektif dalam konsumsi baterai. Namun saat melakukan proses charging tidak ditemukan fitur Fast Charging, jadi kita butuh waktu cukup lama saat proses isi ulang baterai hingga penuh. Value For Money Nokia Plus tetap mempertahankan desain premium dan menyasar segmen pasar pengguna smartphone yang butuh entertaintment dan gemar menikmati konten online lewat smartpone dan daya tahan baterai tinggi. Harga Nokia Plus dibanderol IDR2, yang tersedia dalam dua pilihan warna – Blue dan Baltic. Jika kalian mencari smartphone yang fokus pada multimedia dengan harga menengah, desain bagus, layar luas 6 inchi dan daya tahan baterai awet, Nokia Plus bisa jadi pilihan. Namun untuk kemampuan kamera tinggi dan performa game berat sekelas PUBG masih harus berat bersaing dengan kompetitor lain. Kecepatan update sistem Android One dan jaminan update hingga 3 tahun kedepan jadi keunggulan tersendiri, namun belum banyak yang paham keunggulan antara Android Murni dengan user interface vendor lain. Nokia PlusNokia PlusMengapa Nokia Plus lebih baik daripada Nokia Plus?Daya baterai lebih kuat?3500mAhvs3060mAhMempunyai NFC?Ukuran semikonduktor 2nm lebih kecil?12nmvs14nmKecepatan ram 267MHz lebih tinggi?1600MHzvs1333MHzMemori eksternal yang didukung 144GB lebih banyak?400GBvs256GBBandwidth memori lebih banyak? Galileo?Memiliki lampu kilat LED menghadap depan?Mengapa Nokia Plus lebih baik daripada Nokia Plus?Kerapatan piksel lebih tinggi?432ppivs268ppiRAM 1GB lebih besar?4GBvs3GBResolusi lebih tinggi?1080 x 2280pxvs720 x 1440pxMegapiksel kamera utama lebih besar?16MP & 5MPvs13MP & 5MPMemiliki kaca antipecah bermerek?Megapiksel kamera depan 2x lebih besar?16MPvs8MPMendukung pengisian daya cepat?Versi Wi-Fi?Wi-Fi 5 Wi-Fi 4 4 penggunaPeringkat keseluruhanNokia Plus1 Ulasan penggunaNokia PlusNokia Plus1 Ulasan penggunaNokia PlusFiturDesainKami menganggap berat yang lebih rendah lebih baik karena perangkat yang lebih ringan lebih nyaman dibawa. Berat yang lebih rendah juga menguntungkan untuk peralatan rumah tangga, karena memudahkan dibawa, dan untuk banyak jenis produk atau kedalaman menunjukkan dimensi horisontal menunjukkan dimensi vertikal dilindungi dengan segel ekstra untuk mencegah kerusakan yang disebabkan oleh debu, tetesan hujan, dan percikan Ingress Protection IP Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusAngka pertama dari rating IP mengacu pada perlindungan terhadap debu, sedangkan angka kedua mengacu pada perlindungan terhadap cairan. Misalnya. angka pertama 6 menunjukkan bahwa perangkat ini benar-benar tahan debu, dan angka kedua 7 menunjukkan bahwa perangkat ini mampu bertahan meski terendam sepenuhnya dalam adalah ukuran ruang tiga dimensi yang ditutup oleh sasis produk atau, dengan pengertian lebih sederhana, ruang yang dihuni kerja potensial terendah Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusSuhu minimum yang mana perangkat dapat bekerja sampai ke tingkatan kerja maksimal Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusSuhu maksimum dimana alat ini dapat bekerja ke tingkat besar ukuran layar, semakin baik pengalaman teknologi yang digunakan pada piksel adalah ukuran resolusi layar, dinyatakan sebagai jumlah piksel per inci PPI pada layar. Kerapatan piksel lebih tinggi berarti gambar yang ditampilkan di layar nampak lebih tajam dan lebih menandakan jumlah maksimal piksel yang dapat ditampilkan pada layar, dinyatakan sebagai jumlah piksel pada sumbu horizontal dan jumlah pada sumbu penyegaran Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusFrekuensi di mana layar dimuat ulang. Frekuensi yang lebih tinggi menghasilkan semakin sedikit kedipan semakin sedikit suara bising dan representasi gerakan semakin alamiah di dalam adegan yang penuh aksi sampling rate Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusTouch sampling rate adalah kecepatan layar dalam menerima sentuhan jari dan merespons dengan merender frame berikutnya. Disebut juga dengan touch refresh Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusNit adalah ukuran cahaya yang dipancarkan suatu layar, setara dengan satu candela per meter persegi. Layar yang lebih cerah memastikan isi layar mudah dibaca, meskipun dalam kondisi antipecah seperti Corning Gorilla Glass atau Asahi Dragontrail Glass tipis dan ringan, dan dapat menahan tekanan tingkat Glass adalah salah satu merek terpopuler yang secara kimiawi memperkuat kaca, dibuat oleh Corning. Beberapa versi telah dikembangkan, yang terbaru semakin tahan lama dan memberikan kemampuan anti pecah yang lebih internal mengacu pada ruang penyimpanan bawaan yang tersedia di perangkat untuk data sistem, aplikasi, dan data yang dibuat pengguna. Dengan penyimpanan internal dalam jumlah besar, kamu bisa menyimpan lebih banyak file dan memory RAM adalah bentuk memori volatil yang digunakan untuk menyimpan data pekerjaan dan kode mesin yang sedang digunakan. Ini merupakan penyimpanan akses-cepat dan virtual temporal yang dapat dibaca dan diubah dengan susunan apa pun, sehingga memungkinkan pemrosesan data Android yang lebih baru umumnya memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik. Rilis utama Android mencakup fitur baru dan peningkatan kinerja, serta pembaruan keamanan perbandingan AnTuTu Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusAnTuTu adalah salah satu perbandingan paling penting untuk perangkat Android. Skor ini mencerminkan kinerja keseluruhan dari sebuah perangkat dengan menjumlahkan hasil dari uji individual yang memperhitungkan berbagai parameter, seperti kecepatan RAM, performa CPU, performa grafis 2D & Life adalah benchmark lintas platform yang dikembangkan oleh 3DMark yang menguji kinerja grafis perangkat menggunakan Vulkan API di Android/Windows dan Metal API di iOS. Sumber Life adalah benchmark lintas platform yang dikembangkan oleh 3DMark yang menguji kinerja grafis perangkat menggunakan Vulkan API di Android/Windows dan Metal API di iOS. Versi Unlimited berjalan off-screen sehingga faktor-faktor seperti resolusi layar tidak memengaruhi skor. Sumber 3DMark Wild Life Extreme Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusWild Life adalah benchmark lintas platform yang dikembangkan oleh 3DMark yang menguji kinerja grafis perangkat menggunakan Vulkan API di Android/Windows dan Metal API di iOS. Versi Extreme jauh lebih menuntut grafis daripada benchmark Wild Life standar. Sumber 5 adalah perbandingan lintas platform yang mengukur kinerja inti banyak dari sebuah prosesor Sumber Primate Labs, 2023Geekbench 5 adalah perbandingan lintas platform yang mengukur kinerja inti tunggal prosesor Sumber Primate Labs, 2023KameraJumlah megapiksel menentukan resolusi jepretan foto dengan kamera utama. Jumlah megapiksel yang lebih tinggi artinya kamera mampu menangkap lebih detail. Namun, jumlah megapiksel bukan satu-satunya elemen penting yang menentukan kualitas megapiksel menentukan resolusi gambar yang ditangkap dengan kamera depan. Jumlah megapiksel yang lebih tinggi berarti bahwa kamera depan mampu menangkap lebih detail, faktor yang sangat penting untuk mengambil swafoto resolusi gambar optik menggunakan sensor giroskopis untuk mendeteksi getaran kamera. Lensa menyesuaikan jalur optik, memastikan bahwa blur apa pun akibat gerakan akan dikoreksi sebelum sensor menangkap maksimum yang tersedia untuk perekaman video dengan kamera utama. Meskipun memilih di antara tingkat bingkai yang lain dimungkinkan, perekaman tersebut biasanya memiliki resolusi yang lebih aperture yang lebih lebar, sensor dapat menangkap lebih banyak cahaya, membantu menghindari blur dengan shutter speed yang lebih cepat. Aperture lebih lebar juga memberikan kedalaman bidang yang dangkal, sehingga kita bisa memburamkan latar belakang untuk memfokuskan perhatian pada flash memiliki lampu LED dengan suhu warna berbeda-beda, memberikan keseimbangan warna yang lebih baik pada hasil foto dan BSI Backside Illuminated adalah sensor gambar kamera yang menangkap gambar berkualitas lebih baik dalam kondisi pencahayaan yang buruk, dan menawarkan ketajaman dan kualitas gambar yang secara umum lebih merekam film hasil rekaman tetap fokus dan phase-detection jauh lebih cepat daripada autofokus deteksi kontras sehingga bisa mengambil gambar yang lebih operasiFitur privasi ini memperingatkan dengan pemberitahuan kecil saat ada aplikasi yang menyalin data dari privasi ini akan membagikan perkiraan lokasimu dengan aplikasi, dan bukan lokasi bisa mengaktifkan atau menonaktifkan akses aplikasi ke kamera atau mikrofon di perangkatmu. Ada juga ikon indikasi untuk menunjukkan saat aplikasi menggunakan kamera atau Privasi Email adalah fitur pada aplikasi email default yang memblokir pengirim dari menggunakan "piksel pelacakan" untuk melihat kapan si penerima membaca email tersebut. Fitur ini juga menyembunyikan alamat IP dari kustomisasi tema, kita bisa mengubah tampilan antarmuka pengguna UI dengan mudah. Misalnya, dengan mengubah warna sistem atau ikon aplikasi melacak aktivitasmu bahkan saat aplikasi itu tidak digunakan. Fitur privasi ini dapat memblokir pelacakan ini, baik di semua aplikasi atau per aplikasi ini di browser default dapat memblokir cookie dan data pelacakan lintas situs untuk membantu melindungi learning pada perangkat digunakan untuk mengenali orang, tempat, dan lainnya di aplikasi Foto. Algoritme berjalan di perangkat, tempat data sensitif ini kemudian disimpan. Layanan yang bersaing mengunggah foto dan melakukan ini di server mereka, yang memerlukan pembagian data perlu menunggu sampai seluruh game berhasil diunduh, karena babak-babak game selanjutnya akan diunduh saat kamu sedang baterai menunjukkan jumlah energi listrik yang tersimpan dalam baterai. Kapasitas lebih besar bisa jadi menandakan daya tahan baterai yang lebih standar pengisian wireless seperti Qi. Untuk mengisi daya perangkat, cukup dengan meletakkannya di charging pad yang pengisian daya cepat, seperti Quick Charge dari Qualcomm atau Pump Express dari MediaTek, digunakan untuk mempersingkat waktu pengisian daya perangkat. Misalnya, dengan Quick Charge baterai dapat diisi daya sampai 50% hanya dalam 30 pengisian daya baterai Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusKecepatan pengisian daya dinyatakan dalam watt W, ukuran daya listrik. Watt yang lebih tinggi menghasilkan kecepatan pengisian yang lebih cepat. Untuk mencapai kecepatan pengisian yang diiklankan, penting untuk menggunakan charger yang kompatibel. kecepatan pengisian daya wireless Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia Plus Tidak diketahui. Bantu kami dengan menyarankan nilai. Nokia PlusKecepatan pengisian daya dinyatakan dalam watt W, ukuran daya listrik. Watt yang lebih tinggi menghasilkan kecepatan pengisian yang lebih cepat. Untuk mencapai kecepatan pengisian yang diiklankan, harus menggunakan charger wireless yang pengisian daya dinyatakan dalam watt W, ukuran daya listrik. Watt yang lebih tinggi menghasilkan kecepatan pengisian yang lebih bisa ditanggalkan dan diganti oleh pengguna jika rusakMode hemat daya ultra, juga disebut mode low power, adalah cara efektif untuk memperpanjang daya tahan baterai. Biasanya, mode ini membatasi kecerahan dan kontras layar, menonaktifkan GPS, membatasi konektivitas, dan mematikan aplikasi yang tidak indikator memperlihatkan ketika baterai soket konektor mini standar, kamu bisa menggunakan perangkat dengan kebanyakan jenis dengan pengeras suara stereo menghantarkan suara dari saluran mandiri dari sisi kiri maupun kanan, menciptakan suara yang lebih kaya dan pengalaman yang lebih adalah codec yang digunakan untuk mentransmisikan audio secara wireless dengan Bluetooth. aptX dikembangkan oleh Qualcomm dan mendukung audio 16-bit pada bit rate adalah codec yang dikembangkan oleh Sony untuk audio Bluetooth. LDAC mampu mencapai bitrate yang sangat tinggi dari 990kbps, yang menyediakan audio resolusi tinggi. LDAC juga dapat secara otomatis menyesuaikan ke bitrate yang lebih rendah dari 330kbps atau 660kbps untuk meningkatkan HD adalah codec audio untuk perangkat Bluetooth yang dikembangkan oleh Qualcomm. Mendukung audio 24-bit berkualitas tinggi pada bit rate 576kbps.aptx Adaptive adalah codec audio untuk perangkat Bluetooth yang dikembangkan oleh Qualcomm. aptx Adaptive memiliki bit rate variabel antara 279kbps dan 420kbps, yang berarti dapat menyesuaikan bit rate untuk skenario yang berbeda, seperti mendengarkan audio HD atau mengurangi gangguan dari perangkat radio FM internal untuk mendengarkan sebagian besar stasiun radio FM yang disiarkan langsung tanpa menggunakan banyak mikrofon menghasilkan kualitas suara yang lebih baik dan membuat perangkat ini dapat menyaring suara kebisingan dengan keyboard fisik memiliki tombol media khusus, seperti play, stop, berikutnya, sebelumnya, volume naik/turun, wireless generasi kelima memberikan kecepatan yang lebih tinggi dan latensi yang lebih rendah daripada teknologi generasi keempat Wi-Fi yang didukung oleh unduh adalah ukuran bandwith koneksi internet, menunjukkan tingkat pengiriman data maksimum yang digunakan suatu perangkat untuk mengakses konten unggah adalah ukuran bandwidth koneksi internet, menunjukkan tingkat pengiriman data maksimum di mana sebuah perangkat dapat mengirim informasi ke server atau perangkat Tipe-C memiliki orientasi steker dan arah kabel yang dapat USB baru lebih cepat dan memiliki manajemen daya yang lebih near-field communication memungkinkan perangkat melakukan transaksi wireless sederhana, seperti pembayaran seluler. Catatan fitur ini mungkin tidak tersedia di semua dan jenis kartu SIM yang ini memiliki pemindai sidik jari yang mengidentifikasi video membantu saat merekam film dalam keadaan cahaya redup. 5 Avec sa belle finition, Android One, la promesse d'une bonne autonomie et son prix, le Nokia Plus s'insère dans un segment particulièrement concurrentiel. Mais a-t-il les reins assez solides pour s'y imposer ? Présentation En ce début 2019, HMD renouvelle l'entrée de gamme de Nokia avec le Plus. Successeur du très moyen ce nouveau terminal se présente avec une belle finition et la présence d'Android One, la version "pure" du système d'exploitation de Google. Pour le reste, le terminal semble peu ambitieux. Un choix audacieux de la part de HMD tant l'entrée de gamme est devenue un secteur concurrentiel. Car positionné à 199 €, il fait tout de même face à des terminaux particulièrement pertinents comme le Redmi Note 6 Pro de Xiaomi ou le Honor 8X. Le Nokia Plus et sa dalle de 6 noter que deux versions du smartphone existent. Une première avec 16 Go de mémoire interne et 2 Go de RAM et une seconde avec le combo 32 Go/3 Go. C'est cette dernière qui est passée entre nos mains le temps du double module photo arrière du Nokia Plus. Ergonomie et design Du fleuron à son entrée de gamme, Nokia soigne l'esthétique de ses smartphones. Et le Plus ne déroge pas à cet engagement du constructeur. Malgré son dos en aluminium, le Nokia Plus se rattrape avec des finitions métalliques agréables à l'œil. Au recto, la dalle IPS de 6 pouces occupe 77 % de la façade. Pas d'encoche ici, mais de grosses bordures verticales à l' dos en aluminium du Nokia fait preuve de maîtrise esthétiquement, le Nokia Plus se révèle peu commode une fois en main. Ses boutons latéraux, sur la tranche droite, sont placés légèrement trop haut pour être accessibles, et ce, que l'on soit gaucher ou droitier. À l'arrière, le capteur d'empreintes est lui un poil trop bas. Heureusement, il est facilement reconnaissable, car placé dans un léger dalle IPS du Nokia de gamme oblige, le Nokia Plus n'est pas étanche et propose une connectique micro-USB. Capable de gérer deux nano-SIM, le smartphone est également doté d'un port microSD capable d'accueillir des cartes montant jusqu'à 400 Go. Soulignons que sur les 32 Go de mémoire interne, 9,8 Go sont d'emblée occupés par le système d'exploitation. Enfin, le smartphone possède bien un port mini-jack 3,5 mm. Publicité, votre contenu continue ci-dessous Écran Le Nokia Plus embarque une dalle IPS de 6 pouces au ratio 189 affichant en 720 x 1 440 px. De quoi offrir une résolution limitée 268 ppp. Il s'agit d'ailleurs d'un écran globalement moyen. Ainsi, il propose une température des couleurs trop élevée 7 432 K, bien loin de la norme vidéo située à 6 500 K. Témoin de la bonne reconstitution des couleurs, le delta E moyen 5,2 se révèle également supérieur à la valeur attendue 3. Certaines teintes comme le rouge et le vert sont d'ailleurs extrêmement mal reproduites. Malheureusement, les paramètres proposés par le smartphone ne permettent pas de corriger ces lacunes. Seul le taux de contraste, placé à 1 6041 est satisfaisant, pour de l'IPS. Colorimétrie Delte E = 5,2 Avec une luminosité minimale de 1,2 cd/m², le Nokia Plus parvient à rester agréable à l'œil même dans l'obscurité la plus totale. Dommage, on ne peut en dire autant en plein soleil. Avec 381 cd/m² et une réflectance élevée, il a du mal à rester lisible. Du côté de sa performance, le smartphone reste dans la moyenne que ce soit en termes de rémanence 20 ms ou de retard tactile 146 ms. Performances Le Nokia Plus embarque une puce Helio P22 épaulée par 3 Go de RAM offrant des performances très moyennes. Les applications mettent environ une seconde à s'ouvrir. Jongler entre elles est possible, mais cela se fait sans fluidité. Seul point positif, le smartphone ne chauffe pas trop, grimpant à 32 °C tout au Nokia Plus après avoir filmé 10 minutes en moment de lancer un jeu, c'est la puce PowerVR GE8320 qui prend le relais. Ses performances restent en demi-teintes, avec des ralentissements et une perte de graphisme sur les titres 3D les plus gourmands. Audio Sur sa tranche supérieure, le Nokia Plus propose une connectique mini-jack mm tout juste moyenne. À tel point qu'il est déconseillé de pousser le volume au maximum. Car malgré une puissance suffisante de 95 mVrms la sortie souffre d'une distorsion beaucoup trop élevée 0,7 %. Il faut donc diminuer le volume d'un cran, pour voir la distorsion devenir convenable 0,002 %. La puissance de sortie en prend alors un coup, chutant à 74 mVrms. La diaphonie est également insuffisante. L'ensemble est sauvé par une plage dynamique assez la tranche inférieure, le Nokia Plus propose un haut-parleur de piètre qualité. À plein volume, il sature vite et se révèle loin d'être clair. Photo Pour immortaliser votre vie, le Nokia Plus propose au dos un double module photo. Le premier est composé d'un capteur de 12 Mpx accompagné d'un objectif ouvrant à f/ Le second, 5 Mpx, f/ est utilisé pour le mode portrait afin de créer un effet bokeh. En pleine luminosité, l'APN fournit des clichés plutôt équilibrés, avec une reproduction des couleurs acceptable, mais manquant de piqué. La faute à un lissage trop prononcé. 479725 479723 Comme souvent, c'est en basse luminosité que le module photo échoue. Le lissage prend le contrôle du rendu, masquant le détail derrière de vulgaires tâches. Dans la foulée, les couleurs disparaissent également. 479729 479727 À l'avant, le module photo 8 Mpx, f/ propose des clichés à peine passables. Le lissage est trop présent pour permettre de profiter de photo détaillée. Le mode portrait, porté par un effet bokeh logiciel est approximatif. Le smartphone est également capable de filmer en 1080p. Cependant, le rendu offert pour le module photo arrière est loin d'être satisfaisant. Le moindre mouvement de caméra ou changement de lumière provoque un effet de flou désagréable et regrettable. Autonomie Dans ses entrailles, c'est un accumulateur de 3 500 mAh qui anime le Nokia Plus. Une batterie qui lui a permis de résister à notre test d'autonomie SmartViser, simulant une utilisation classique de smartphone, pendant 16 h 37 min. Un score honorable qui le place aux portes des cinq étoiles. En condition réelle, cela correspond à une durée de vie d'un peu moins de deux jours et un peu moins de deux heures sont nécessaires pour recharger complètement le Nokia Plus grâce au chargeur fourni. Publicité, votre contenu continue ci-dessous Points forts Une finition agréable à l'œil. Une autonomie proche des cinq étoiles. Android One. Points faibles Des photos trop lissées, de jour comme de nuit. Une dalle mal calibrée. La connectique mini-jack mm moyenne à plein volume. Conclusion Note globale Comment fonctionne la notation ? Lancé à 199 €, le Nokia Plus se distingue par son autonomie de champion, la présence d'Android One ainsi qu'une finition de qualité pour cette tranche de prix. Pour le reste, le smartphone fait le travail sans briller. Sa dalle IPS est mal calibrée, la connectique mini-jack a du mal en pleine puissance et ses photos sont trop lissées pour être réalistes. Difficile de le conseiller face à un Redmi Note 6 Pro. Sous-Notes Ergonomie et design Écran Performances Audio Photo Autonomie Android Central Verdict Price $159Bottom line For an affordable price, you can get a phone that gets all of the basics done pretty well. It has a good quality screen and nice hardware, and is a compact option among lots of big budget phones. Its slow performance and lack of a fingerprint sensor are disappointing, but you get good Android One software in return. Pros +Better-than-expected screen+Solid materials and good styling+Android One software+Full-day battery life+MicroSD slot for adoptable storage Cons -Slow performance-2GB of RAM is disappointing-No fingerprint sensor-Micro-USB charging Why you can trust Android Central Our expert reviewers spend hours testing and comparing products and services so you can choose the best for you. Find out more about how we test. We often talk about "cheap" Android phones in reference to devices like the Moto G6, which typically cost about $225. But many people don't even want to break the $200 barrier when they're looking for a phone, whether it's because they just broke their flagship device and don't want to spend $800 again, or they simply don't want to budget out that much for a device in the first these people, the options are numerous — but they're all pretty bad. Down around $100, you're getting into the territory of horrible one-off prepaid phones with bad software, old specs and missing features. At best you're going to get an Android Go phone, like the Alcatel 1X, that at least has good software but is still horribly hamstrung by its internals. But sitting just a little bit higher, at $159, there's a cheap phone that still follows the recipe of a device that's more expensive the new Nokia but strongNokia What I likeThe Nokia is immediately appealing because of its hardware quality and size. The lightly grippy flat plastic back is handsome, and the curved glass on the front running into the sides is classy for a $159 phone. Getting a nicely coated metal frame is also treat, and it really gives the feeling of a phone that's built to sell for twice the price. Frankly the whole phone feels overbuilt for the money — I'm not sure how much it costs to make it this nicely, but Nokia could've easily skimped on the materials and build quality here and still been ahead of the competition's flimsy thin plastic strength remains in its hardware, design and core so many of the competitors in the segment that are trying to give you the largest screen for the money, the Nokia 189 display gives the phone a refreshingly "just right" size that's easy to handle. Even though the larger-than-usual bezels make it even taller than usual. The display itself is very good for a sub-$200 phone. 1440x720 resolution is more than enough for this size, and the viewing angles and brightness are actually above what I was expecting. The only two downsides are that it doesn't get particularly dim for late-night viewing, and curiously there's no night rest of the hardware features round out well. A headphone jack is a welcomed sight, especially because it also enables a proper FM radio app on the phone. The speaker is also surprisingly loud — it doesn't sound good, but for podcasts and spoken word radio it gets the job done for short periods. If it's not going to offer a great sound experience, you might as well have it be loud enough to give you something to enjoy. The also has an extremely strong Bluetooth connection over distance in through walls, in some cases better than my flagship phones. That's likely thanks to the plastic backing, but whatever the cause it's a surprise to experience in such a cheap phone even though it's only Bluetooth don't think any $159 phone deserves much mention of the camera performance so long as it works and is consistent. The Nokia 13MP camera gets the job done with an incredibly simple interface. Like the Nokia it's a bit slow to capture, but it's manageable in this case ... and you're more willing to give it a pass at this price. With HDR and a steady hand, the photos are colorful but struggle with dynamic range and crispness in details; the only big issue I found was with slow focus speeds that sometimes took a few attempts to lock on a subject. Aside from that, nothing big to report — just keep your expectations low here, especially in low light where the photos get very bad very One is a nice experience at the low end, and the battery life is made a decision to go all-in on Android One software, and the is a perfect example of the type of phone that benefits from it. With extremely low-end specs, so many of these inexpensive phones are burdened with superfluous bloatware and extra features that they simply can't handle. That's not the case with the Nokia because it's stripped down and simple just like every other Android One phone. The interface is clean and simple, and the Google apps shine here as they do on the Pixels. Android One should also give the Nokia a better chance at future software updates, though at the time of writing it's stuck on Android with the May 5 security patch — I wouldn't expect it to stay that way for simple software and relatively small display lead to really good battery life in my testing, even though I wasn't expecting it with the 2990mAh battery capacity. I had absolutely no issue going through a full day of use and ending with 20% battery, and the Nokia is particularly stellar with standby battery life — if you're not using it, it's hardly draining. It's disappointing to be charging up over Micro-USB on a phone launched in mid-2018, but I understand that this is also what the competition is using in questionNokia What I don't likeThe achilles' heel of the Nokia experience is poor performance, which is brought on by a set of inferior specs across the board. An octa-core Mediatek MT6750 processor runs the show here, which is ostensibly comparable to the Snapdragon 425, and just isn't fully up to the task. Particularly because this Nokia has just 2GB of RAM, which is incredibly tight for a phone in 2018 that has any thought of being smooth and quick to switch between apps. After the system takes its allocation, there's less than remaining — and somewhere around 400-500MB available during normal use. That can easily be chewed up by just a couple of apps, and you really notice when apps are dumped from memory during regular specs simply don't offer enough performance, particularly when the processor and limited RAM the Nokia just isn't as smooth and consistent as I'd like. It's good enough. It's about average. But it definitely isn't smooth or what I'd consider quick. You notice the amount of time it takes to open apps, and you really notice the sluggishness when you're trying to multitask. Start listening to music or a podcast in the background while swapping between other apps, and you'll be waiting multiple seconds for each app to open in some cases. This phone really is only built for cautiously optimistic that the model with 3GB of RAM and 32GB of storage, sold in some markets, will have performance that's acceptable — but this particular model being sold in the is disappointing as it stands. Especially when you consider that some of the competition offers 3GB of RAM alongside a faster processor for similar model with 3GB of RAM and 32GB of storage should be the standard of storage, yes the Nokia has just 16GB to offer. After letting my Google accounts sync to the phone and my standard set of apps restore from the cloud, I was sitting at 95% capacity — that was an unpleasant sight. That's because the system itself uses ... so you realistically only have about 7GB to use for yourself. With your standard app landing at 50-100MB, and some apps breaking the 200MB barrier, you quickly run out of storage unless you're incredibly diligent about what you one saving grace is the Nokia SD card slot, which offers the option of adoptable storage to let you integrate that card into the system as an indistinguishable part of the internal storage. I put in a 32GB Samsung microSD card I had laying around and it quickly grabbed 2GB of data to ease the stress on the internal storage, and I think just about everyone will need to do the same — if not right out of the box, in short order after getting it set up. One reminder for adoptable storage be sure to get a high-quality card, because the speed of the card is incredibly important to overall system performance.Best microSD card for Android in 2018Nice little phoneNokia ReviewLet's break it down simply. The Nokia has really solid hardware befitting a much more expensive phone. It's just the right size for anyone who wants to be able to use their phone in one hand, and the display is really good as well. It has all of the basic hardware features covered, including a good screen, average camera and full-day battery life. Android One software is a bonus, right now and going forward with updates. But it has the critical flaw of just being underpowered — its processor, when paired with 2GB of RAM, doesn't enable smooth performance or consistent multitasking even for simple uses, and that's disappointing. Add in the substandard 16GB of storage and the lack of a fingerprint sensor, and you're missing out on some of the core things that we like to see on all phones out of 5 You won't feel short-changed paying $159 for the Nokia but you'll be frustrated by performance not meeting the hardware $159, the Nokia doesn't have a lot of good competition, but it does have two phones that make the decision to buy it pretty tough. For the same $159 price, you can get a Moto E5 Plus that has a larger display, massive 5000mAh battery, a fingerprint sensor, 3GB of RAM and 32GB of storage — the only rub is that it's currently only available directly from a few prepaid carriers in the But buying unlocked, for $30 more at $189, the Moto G6 Play is available with a bigger and better display, faster processor, a fingerprint sensor, 3GB of RAM and 32GB of Nokia is a great choice for its size, hardware, display, software and core features. But it isn't the choice for anyone who needs a bigger screen, fingerprint sensor or fluid daily performance for powerful apps and multitasking. You won't feel short-changed paying $159 for the Nokia but you will be slightly frustrated by its software performance not meeting its hardware at Amazon Andrew was an Executive Editor, at Android Central between 2012 and 2020. Most Popular Fitur NFC mulai menjadi kebutuhan di kota besar seperti Jakarta, khususnya bagi mereka yang sering melewati jalan tol atau beraktivitas dengan transportasi umum seperti KRL dan MRT. Dengan adanya NFC pada smartphone, pengguna bisa mengecek saldo e-money mereka sekaligus melakukan isi fitur ini lebih banyak ditemukan pada smartphone kelas atas. Namun jangan khawatir, HMD Global melalui Nokia Plus sudah menyediakan NFC dengan harga yang terjangkau, yakni hanya 1,8 juta jika Anda tertarik membeli smartphone ini, ada baiknya Anda menyimak terlebih dahulu kelebihan dan kekurangannyaYang CanggihBuild quality amat baikNokia Plus sama sekali tidak terlihat seperti smartphone murah. Sebaliknya, kesan yang disajikan justru cukup premium. Smartphone ini mengusung material polycarbonate yang terasa nyaman ketika bersentuhan dengan kulit. Selain itu, material tersebut juga tidak licin dan enak untuk digenggam karena bobotnya juga lebar dan terangNokia Plus hadir dengan layar IPS 5,99 inci. Resolusi masih HD+ saja, tapi untungnya masih terlihat cukup tajam. Tanpa adanya poni, Nokia lebih memilih memakai aspect ratio 18 segi kualitas layar ini cukup lumayan. Tingkat kecerahannya juga baik, tidak ada kesulitan berarti untuk dilihat di bawah sinar matahari. Secara keseluruhan, layar Nokia Plus masih memadai untuk menikmati beragam konten, termasuk untuk nonton jadi bintang utamaBisa dibilang, inilah yang menjadi nilai jual utama dari Nokia Plus. Cukup mengejutkan memang ketika HMD Global menjelaskan bahwa versi Nokia Plus yang dijual di Indonesia didukung NFC. Pasalnya, kebanyakan vendor justru menghilangkan fitur tersebut untuk menekan harga. Dengan Nokia Plus, Anda tidak perlu lagi menyiapkan dana besar hanya demi mendapatkan smartphone One, jaminan dapat updateSmartphone ini mengadopsi sistem operasi Android Pie murni dan tergabung dalam program Android One. Artinya, Nokia Plus dijanjikan akan selalu mendapatkan pembaruan keamanan bulanan selama tiga tahun dan update OS selama dua tahun, sebagai jaminan dari program Android awetDibekali baterai mAh, meski sekilas memang kurang besar, tapi ternyata mampu memberikan daya tahan yang memuaskan. Untuk gaya pemakaian normal, Anda bisa berharap baterai Nokia Plus mampu membuatnya menyala hingga 2 KurangBodi mudah kotorMeski secara kualitas rancang bangun patut diacungi jempol, sayangnya Nokia Plus masih punya masalah klasik, yakni bodi yang mudah kotor oleh sidik jari. Solusinya, pasang kurang menarikDi kisaran harganya, bisa dibilang Nokia Plus kurang mampu menyajikan kamera yang menarik. Hasil fotonya pas-pasan, dan tidak bisa diandalkan untuk low-light karena tidak ada Night tidak sekencang pesaingnyaPada sektor performa pun Nokia Plus kurang menonjol. Memang kinerjanya mulus, tapi jika sudah diadu dengan para pesaingnya untuk urusan gaming, smartphone ini tampil kurang beberapa kelebihan dan kekurangan dari Nokia Plus. Semoga artikel kali ini bisa membantu Anda menetapkan pilihan!

kekurangan dan kelebihan nokia 3.1 plus